Sunday, 5 February 2012

2# DEMAM GALAU

Ini hal yang saya perhatikan di status FB orang-orang. Dengan melandanya kasus ke "GALAU" an yang sedang IN dimana-mana, menarik sekali melihat status-status yang dibuat orang-orang ketika mereka terkena demam "GALAU" karena putus cinta. Sedih itu wajar, tapi kalau berkepanjangan itu tidak akan ada gunanya.

Waktu kamu putus dengan seseorang yang kamu cintai, kamu perlu waspadai cara kamu mengatasi patah hati yang kamu rasakan dengan memperhatikan status FB mu. Pada umumnya yang akan dilakukan adalah dengan mengeluarkan dua jurus utama :

JURUS 1
Kamu akan menunjukkan bahwa kamu hancur, kehilangan dan sedih melalui status FB mu. Secara tidak sadar kamu berharap bahwa dia akan merasa bersalah atau kasihan terhadapmu ketika membacanya dan kamu berharap pada akhirnya dia akan kembali padamu. 

JURUS 2
Ketika cara pertama tidak berhasil, kamu akan menjaga harga dirimu dan menunjukkan lewat status FB bahwa kamu baik-baik saja tanpanya, bahwa masih banyak yang lebih baik darinya, bahwa dirimu diinginkan oleh orang lain. Intinya di status FB kamu meninggikan dirimu dan menjelek-jelakan si dia. Secara tidak sadar kamu berharap bahwa dia akan melihat bahwa dirinya telah membuat keputusan yang salah karena memutuskan hubungan dengan seseorang yang berharga dan berharap bahwa dia akan memohon cintamu kembali seperti yang kamu lakukan di cara 1.


Ingatlah menjalin hubungan yang didasari rasa bersalah, rasa kasihan atau penyesalan tidak akan bertahan lama dan kau tidak akan menjadi lebih bahagia. Kalau mau tahu jitu atau tidaknya dua jurus di atas, coba lihat apakah kamu sekarang sudah balikan lagi dengan pacar kamu? Bagi yang sudah balikan, saya rasa masalah yang sama akan terulang lagi dan pada akhirnya hubungan tidak akan berlangsung lama.


  

When you sadly broke up with someone that you love, you should aware your coping pattern from your FB status. 1. you try to show him/her that you are devestated and subconsciously you wish that he/her will feel guilty/sorry for you and come back 2. when the 1st move doesn't work, you try to safe your dignity and show him/her that you are fine without him/her to make him/her regret for leaving you and subconsciously you wish he/him will beg for your love (like you did in the 1st move). || It show on your FB status. Try to read your status history to learn something. Just remember, relationship that build by guilty, sorry, or regret won't last long and you will not get happier.

Friday, 3 February 2012

1# LAKUKANLAH SESUATU



Pernahkan kau perhatikan ketika kita fokus menunggu taxi, taxi rasanya tak kunjung juga datang.  Lalu kita mulai melakukan sesuatu yang lain, misalnya mencari kendaraan umum, kemudian taxi pun tiba. Hal lain misalnya ketika kita menanti-nanti kawan yang berjanji untuk bertemu, ketika kita hanya menunggu, rasanya waktu lama berlalu namun kawan kita tidak datang-datang. Kemudian mungkin kita memutuskan untuk membaca buku atau melakukan apapun yang lain, kemudian tanpa tersadar dia pun tiba.  Atau ketika kau ingin membeli barang tertentu misalnya pakaian, gadget atau yang lainnya dan sudah merencanakan untuk membelinya, tetapi seketika itu juga barang yang kita cari menjadi sulit kita dapatkan. Tapi kemudian di kemudian hari ketika kita hanya berjalan-jalan dan melihat-lihat tanpa terpikir untuk mencari barang yang kita inginkan, tiba-tiba saja barang itu kita temukan dan tersedia.

Setiap kali kita menunggu atau menginginkan surat, orang, pekerjaan yang tepat, partner yang tepat , petualangan yang mengasyikan, waiting list rumah makan, hari ulang tahun atau apapun yang kita inginkan, hal tersebut terasa menghabiskan waktu yang lama untuk tiba bahkan kadang-kadang tak kunjung tiba. Namun ketika kita tidak terjebak dalam kondisi menunggu atau pun terjebak dengan keinginan lalu melakukan sesuatu yang lain, ada sesuatu yang lain yang datang tanpa kita duga.


Kita bisa coba untuk menemukan ada sebuah prinsip disini yang memberi tahu kepada kita bahwa ketika kita sudah melakukan hal-hal untuk mencapai tujuan kita namun ketika kita menunggu rasanya hal tersebut tidak kunjung datang, maka lepaskanlah diri kita dari keterikatan tersebut. Lakukanlah sesuatu yang lain yang produktif. Tanpa sadar, melepaskan diri dari keterikatan kita dengan tujuan dapat mempercepat hasil akhir yang kita inginkan bahkan hasil akhir yang berbeda dari yang kita bayangkan.    


Waiting won’t take you anywhere, do something might take you somewhere, do something different and productive then the circumstances will very well arrange them self to infinity and beyond.