Waktu kamu putus dengan seseorang yang kamu cintai, kamu perlu waspadai cara kamu mengatasi patah hati yang kamu rasakan dengan memperhatikan status FB mu. Pada umumnya yang akan dilakukan adalah dengan mengeluarkan dua jurus utama :
JURUS 1:
Kamu akan menunjukkan bahwa kamu hancur, kehilangan dan sedih melalui status FB mu. Secara tidak sadar kamu berharap bahwa dia akan merasa bersalah atau kasihan terhadapmu ketika membacanya dan kamu berharap pada akhirnya dia akan kembali padamu.
JURUS 2:
Ketika cara pertama tidak berhasil, kamu akan menjaga harga dirimu dan menunjukkan lewat status FB bahwa kamu baik-baik saja tanpanya, bahwa masih banyak yang lebih baik darinya, bahwa dirimu diinginkan oleh orang lain. Intinya di status FB kamu meninggikan dirimu dan menjelek-jelakan si dia. Secara tidak sadar kamu berharap bahwa dia akan melihat bahwa dirinya telah membuat keputusan yang salah karena memutuskan hubungan dengan seseorang yang berharga dan berharap bahwa dia akan memohon cintamu kembali seperti yang kamu lakukan di cara 1.
Ingatlah menjalin hubungan yang didasari rasa bersalah, rasa kasihan atau penyesalan tidak akan bertahan lama dan kau tidak akan menjadi lebih bahagia. Kalau mau tahu jitu atau tidaknya dua jurus di atas, coba lihat apakah kamu sekarang sudah balikan lagi dengan pacar kamu? Bagi yang sudah balikan, saya rasa masalah yang sama akan terulang lagi dan pada akhirnya hubungan tidak akan berlangsung lama.
When you sadly broke up with someone that you love, you should aware your coping pattern from your FB status. 1. you try to show him/her that you are devestated and subconsciously you wish that he/her will feel guilty/sorry for you and come back 2. when the 1st move doesn't work, you try to safe your dignity and show him/her that you are fine without him/her to make him/her regret for leaving you and subconsciously you wish he/him will beg for your love (like you did in the 1st move). || It show on your FB status. Try to read your status history to learn something. Just remember, relationship that build by guilty, sorry, or regret won't last long and you will not get happier.